KONVERSI MOTOR & MOBIL LISTRIK SMK JP 2


Jakarta, Senin (5/20/2024) Yayasan Perguruan Tamansiswa Jakarta, menyelenggarakan acara PERILISAN KONVERSI MOTOR & MOBIL LISTRIK TAMANSISWA DI JAKARTA. Acara ini merupakan acara untuk memperkenalkan dan merilis produk kendaraan dari pelajar SMK. Perilisan mobil & motor listrik yang disponsori oleh Bank DKI, Top Coffee, Dan Mie Sedaap ini berlangsung dari jam 8 - 12 siang. Mobil & Motor listrik ini dibuat dengan kolaborasi dari bagian perguruan Tamansiswa, dari:

1. Tamansiswa Jakarta, 

2. Tamansiswa Rancaekek, 

3. Tamansiswa Jetis, 

4. Tamansiswa Mojoagung, 

5. Politeknik Tamansiswa Mojokerto, 

6. Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa.

Sebagai pembuka acara, bu Sri Finayani sebagai ketua majelis Cabang Tamansiswa Jakarta. Beliau berkata "Semoga Tamansiswa menjadi ikon Konversi Mobil listrik Indonesia" ujarnya. Setelah itu, ada kata sambutan dari direktur sekolah menengah kejuruan Kemendikbudristek, pak Wardani Sugiyanto. "Mobil dan motor listrik ini diharapkan menggeser dari penggunaan BBM ketenaga listrik. Diharapkan bisa smk-smk bisa membangun bengkel-bengkel konversi. Pembelajarannya bisa diharapkan bertahap dari awal masuk kelas sampai kelas 12. Dan diharapkan mereka juga bisa memproduksi dan berinovasi dalam pembuatan bengkel-bengkel konversi ini dan kelas 12 diharapkan bisa melayani masyarakat dengan penemuan mereka. Karena dari Dulu sampai sekarang kiblat pengajaran kita adalah Ki Hajar Dewantara." 

Setelah 2 kata sambutan tersebut, ada persembahan Tarian "Tirukan Langit Indonesia". Persembahan tarian ini menceritakan tentang kondisi bumi yang penuh polusi karena asap kendaraan bermotor.


Ada juga penyerahan penghargaan terhadap anak-anak berbakat yang lulus SNBP.

Setelah itu, ada beberapa kata sambutan dari Kepala Suku Dinas Wilayah II Kota Jakarta Pusat, Bambang Eko Prabowo. "Ternyata memakai mobil listrik tidak terkena ganjil genap dan harga charge kendaraannya hanyalah RP60.000 per minggu. Dan pajak mobil listrik hanyalah RP200.000." Namun saat beliau ingin servis mobil teknisinya hanya satu. Menurut dia guna ada SMK tentang mobil listrik ini adalah memperkaya orang-orang untuk bekerja sebagai teknisi di bidang mobil listrik tersebut.

Rektor Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Ki Pardimin, juga menyampaikan beberapa kata-kata sambutan. "Memakai listrik merupakan inovasi dan terobosan baru karena mungkin bensin sumber dayanya akan habis. Suatu saat saat ini betul-betul dikembangkan, tindak lanjut dari ini kalau perlu nanti segera ada inovasi bengkel motor maupun mobil listrik di lingkungan taman siswa, Jadi pengembangan inovasi ini bisa berada di mana-mana, dan menjadi upaya sumber dana baru untuk pengembangan mobil listrik ini. Acara ini semoga tidak menjadi hanya menjadi seremonial dan tidak dikembangkan lebih lanjut lagi. Saya berkata kepada seluruh cabang Tamansiswa di Indonesia, Mari kita berprestasi. Saya berharap masih ada inovasi dan terobosan baru selain mobil dan motor listrik ini. Jangan para pembuat mobil dan motor listrik ini menjadi minder karena perkataan-perkataan dari orang, kita harus maju terus. Orang-orang yang berperilaku seperti itu akan hilang sendiri lama-lama. Tidak perlu mendengarkan orang-orang yang bermaksud negatif."

Setelah itu, Tokoh kementrian Energi Sumber Daya Mineral RI, Bu Intan, beliau berkata bahwa "Kita memiliki tugas salah satunya dalam menjalankan program strategis nasional untuk transisi energi dan salah satu programnya adalah konversi penggantian motor dan mobil BBM menjadi motor mobil listrik karena tidak semuanya program ini bisa dilakukan oleh individu. Semoga SMK membantu konversi mobil dan motor listrik ini. Alhamdulillah kami dari kementerian SDM ini sangat memfasilitasi perguruan taman siswa Rancaekek untuk menjadi pionir dari konversi motor dan mobil listrik" "Harapannya mohon dapat segera dilanjutkan dengan proses permohonan sebagai bengkel konversi bersertifikat direktur jenderal angkatan darat nanti kami (kementrian ESDM) siap membantu." Ucap beliau.

Setelah itu, Percobaan Mobil & Motor listrik dan wawancara pun dilakukan oleh media, tim kami juga bertanya kepada Ki Prof. Martani Husaeni, selaku badan tamansiswa jakarta dan sebagai Pengarah Tim Konversi. Tim kami bertanya tentang "apa yang menjadi dorongan sekolah untuk membuat mobil listrik ini? ", ia menjawab bahwa Tamansiswa bisa saja menjadi pelopor industri mobil dan motor listrik di lingkungan SMK, dan itulah yang mendorong sekolah.

Selain itu, kami juga mewawancarai pak Bambang Eko Prabowo, kami bertanya tentang tanggapan beliau terhadap acara Konversi Motor & Mobil listrik ini, beliau menjawab "luar biasa, dikala kita ada isu konversi energi, SMK Tamansiswa ini cepat tanggap, bergerak menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, perkembangan inovasi, masuk di dalam itu. Saya harap nanti kedepannya tumbuh disini, ahli- ahli yang bisa menangani mobil listrik, ahli-ahli yang bisa mengisi peluang ini. Saya bangga SMK Tamansiswa cepat tanggap mengatasi isu ini."


Penulis - Jonathan Mewo




Komentar

Postingan Populer