Jakarta, 15/5/2024, ACARA MASTERCLASS OLEH VIDIO DI FAKULTAS VOKASI UNIVERSITAS INDONESIA merupakan acara yang diselenggarakan oleh perusahaan aplikasi Streaming Vidio yang bekerjasama dengan fakultas Program Pendidikan Vokasi yang dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2024 di Gedung Auditorium Vokasi di Universitas Indonesia.

Acara Masterclass ini memiliki tema "Pengabdian Masyarakat Produksi Media Vokasi UI, Konsentrasi OTT, Film dan Periklanan." Sang narasumber, Hermawan Sutanto, selaku Managing Director Vidio. Beliau mengatakan bahwa aplikasi streaming Vidio merupakan streaming OTT dengan pelanggan terbanyak di Indonesia, memiliki jumlah penonton lebih dari 4 juta orang, melebihi perusahaan streaming luar. Beliau juga mengatakan bagaimana pelanggan Vidio mayoritas menonton konten lokal daripada konten luar.
Selain Hermawan Sutanto, ada juga narasumber bernama Dian Lasvita, selaku VP of Vidio Originals. Beliau mengatakan bahwa bermacam-ragam genre dan jenis di aplikasi Vidio, merupakan upaya tim Vidio untuk meraih banyak penonton.
Waktu proses tanya jawab bersama narasumber, Siswa SMK Tamansiswa, bertanya kepada salah satu narasumber. Ia bertanya tentang "bagaimana cara mengatasi kalau pada saat syuting, talent mengalami kecelakaan atau sakit, sedangkan di timeline produksi sudah ditentukan untuk schedule produksinya?"
Lalu, sang narasumber menjawab "Di timeline produksi, ada waktu yang dilebihkan, untuk nantinya kalau ada kendala seperti itu, dan talent yang siap akan didahulukan untuk syuting terlebih dahulu. beda lagi jika talent meninggal." Ucap narasumber.
Selain acara Masterclass, ada aktivitas membuat konsep series bergenre Thriller, aktivitas tersebut terdiri dari pembuatan Judul, Logline, Premis dari semua episode, Director's Statement Series tersebut, Lokasi, dan Tone & Mood series tersebut. Pemenangnya adalah kelompok 2 dari SMK Tamansiswa 1 Jakarta. Mereka membuat konsep series bernama "Infinite City". Konsep series tersebut bercerita tentang liburan sebuah keluarga yang menjadi bencana karena keanehan di kota itu, dan saat mereka tahu bahwa tidak ada jalan keluar dari kota itu.
Penulis - Jonathan Mewo
Komentar
Posting Komentar